Kanal

Isu Penampungan Emas Ilegal Hasil Tambang Tanpa Izin Mengemuka di Desa Sungai Sarik, Sosok Wanita Inisial YU Disebut-sebut Pelaku Utama

KAMPAR, RIAU – Isu maraknya aktivitas penambangan emas ilegal di wilayah Kabupaten Kampar, khususnya di Kecamatan Kampar Kiri, kembali mencuat. Kali ini, masyarakat di Desa Sungai Sarik dihebohkan dengan keberadaan dugaan tempat penampungan emas hasil tambang liar yang dikelola oleh seorang wanita berinisial YU.

Hingga Minggu (26/04/2026), berdasarkan informasi yang beredar di tengah masyarakat, dan dirangkum Tim awak media, bahwa sosok YU disebut-sebut sebagai penadah dan penampung emas ilegal terbesar yang beroperasi di kawasan tersebut. Diduga kuat, proses pemanggangan atau pengolahan emas yang ditampung olehnya dilakukan tidak jauh dari lingkungan tempat tinggalnya di Desa Sungai Sarik.

Yang mengejutkan, kabar yang berkembang menyebutkan bahwa usaha ilegal tersebut dikelola langsung oleh saudara dari YU sendiri. Aktivitas ini diduga sudah berlangsung dalam waktu yang cukup lama dan dikhawatirkan telah menyebabkan kerugian bagi negara akibat praktik yang tidak memiliki izin resmi tersebut.

Selain itu, beredar pula dugaan bahwa kelancaran usaha ilegal ini tidak lepas dari adanya "perlindungan". Kuat dugaan YU sering melakukan komunikasi intens dengan oknum aparat, bahkan diduga berhubungan dengan para petinggi di lingkungan aparat penegak hukum. Hal ini menjadi sorotan tajam warga yang menilai adanya kelalaian atau keterlibatan pihak yang seharusnya menindak tegas praktik ilegal tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi maupun tindakan tegas dari pihak berwenang terkait kebenaran informasi ini. Masyarakat pun berharap adanya tindakan nyata dari kepolisian dan instansi terkait untuk melakukan penyelidikan guna membenarkan atau meluruskan isu yang berkembang tersebut, demi menegakkan hukum dan menghentikan kerugian negara.

 

 

Catatan: Berita ini disusun berdasarkan isu dan informasi yang beredar di masyarakat. Pihak terkait belum memberikan konfirmasi resmi.

 

Report: Yuni Okta/Tim

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER