pilihan +INDEKS
Tunggakan Belum Dilunasi, PLN Copot Kwh Meter di Gedung Puskesmas Kuntu: PLT.Kadinkes Pinta Kapus Selesaikan Segera!
KAMPAR, RIAU – Petugas Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Lipat Kain melakukan pencopotan alat ukur listrik (kwh meter) di gedung UPT Puskesmas Kuntu, Rabu (22/04/2026). Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas tunggakan pembayaran rekening listrik yang belum diselesaikan.
Menurut keterangan petugas di lapangan, pembongkaran tersebut dilakukan sepenuhnya sesuai dengan regulasi dan prosedur operasional yang berlaku. Keputusan ini diambil setelah kewajiban pembayaran tidak dipenuhi oleh pihak pengelola.
"Kami sudah berupaya memberikan teguran lisan berkaitan dengan kewajiban pembayaran ini, namun hingga sore hari ini belum ada respons dari pihak pengelola," ujar perwakilan petugas saat proses pencopotan berlangsung.
Dijelaskan lebih lanjut, pemutusan aliran listrik ini bersifat sementara dan akan dicari solusi penyelesaiannya di kemudian hari.
Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Kuntu, dr. Derma B. Putri, M.H.Kes., mengaku kesal dengan tindakan yang diambil pihak PLN. Ia membenarkan adanya tunggakan pembayaran yang terjadi lantaran pihaknya masih menunggu pencairan anggaran, yang sedikit tertunda akibat pergantian kepemimpinan.
"Sebenarnya tunggakan ini kan masih hitungan hari, kami juga sedang menunggu anggaran turun. Tapi tindakan dicopot begitu saja sangat merugikan kami," ujarnya dengan nada kesal.
Lebih jauh, dr. Derma mengungkapkan kekhawatirannya terkahi keamanan fasilitas kesehatan tersebut. Di dalam gedung tersimpan banyak aset dan peralatan medis yang berharga.
"Di dalam sini banyak aset dan peralatan berharga. Kalau tidak ada penerangan sama sekali, kan gelap gulita. Kami sangat khawatir gedung ini menjadi sasaran empuk tindak kejahatan atau pencurian," pungkasnya.
Merespons kejadian ini, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Imawan Hardiman Sp.KK., meminta agar masalah ini segera diselesaikan.
"Terimakasih informasinya. Keterangan dari Kapus, ini disebabkan prosedur administratif. Kami sudah mengingatkan Kapus (Kepala Puskesmas) agar besok (23/04) segera menyelesaikan pelunasan tunggakan kepada PLN," tegasnya.
Terpisah, Anggota DPRD Kabupaten Kampar, Eko Sutrisno S.Sos, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi dengan PT PLN terkait pelayanan publik.
"Insya Allah malam ini akan dipasang. Saya sudah komunikasikan dengan PLN agar malam ini di pasang," ujar Eko.
Menurutnya, melalui pendekatan yang persuasif, PLN memberikan kelonggaran untuk segera menindaklanjuti permintaan tersebut demi kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, proses administrasi pembayaran masih terus dilakukan.
Berita Lainnya +INDEKS
Puskesmas Lipat Kain dan Polsek Kampar Kiri Bagikan Masker kepada Warga, Antisipasi Dampak Kabut Asap
KAMPAR KIRI – Mengantisipasi dampak kabut asap .
31 Anggota Paskibra Kampar Kiri Dikukuhkan, Putra Putri Terbaik Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI
KAMPAR KIRI, RIAU — Sebanyak 31 anggota Pasukan.
Camat Kampar Kiri Musnaini Dampingi Bupati Ahmad Yuzar Tinjau Ponpes Syekh Burhanuddin, Pemerintah Dukung Pemulihan Santri
KAMPAR KIRI, RIAU — Kehadiran Camat Kampar Kiri.
Pemkot Dumai Gelar Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital 2026, Fokus pada Integrasi Data dan Pelayanan Publik
DUMAI – Pemerintah Kota Dumai menggelar Rapat Pelaksanaa.
Camat Gunung Sahilan dan DPRD Kampar Ajak Perusahaan Gotong Royong Perbaiki Ruas Jalan Sungai Lipai–Simpang Tibun
GUNUNG SAHILAN, RIAU – Pemerintah Kecamata.
Abdul Wahid Tolak Seluruh Dakwaan JPU, Sebut Dirinya Difitnah dan Tidak Pernah Menerima Uang
PEKANBARU – Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid .







