pilihan +INDEKS
Tiga Pilar Kampar Kiri Bersatu, Musnaini, Kompol Nurman dan Mayor Hendri Dunan Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
KAMPAR KIRI – Sinergi pemerintah kecamatan, TNI-Polri, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan Polisi Kumpul Bersama Masyarakat yang digelar Polsek Kampar Kiri di Los Kuliner Lapangan Bakti, Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut menjadi ruang komunikasi dan diskusi terbuka antara unsur pemerintahan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan warga untuk membahas berbagai persoalan sosial maupun potensi gangguan keamanan di wilayah Kecamatan Kampar Kiri.
- Truk Muatan Eucalyptus Pernah Tumbang Saat Parkir, Pagar SMPN 1 Lipat Kain Rusak: Kepsek Sebut Di Bahu Jalan Ada 'Gun Kobau'
- Tak Ada Respon! Diduga Kades Ludai Sembunyikan Realisasi Anggaran: Sosialisasi Anti Korupsi Desa di Pertanyakan?
- Dugaan 'Menguap' Dana BOS: Usai Sorotan Etika Mencuat Namun BPKSDM dan Disdik Kabupaten Kampar Terindikasi 'Main Mata', Anggaran SDN 007 Ludai Tuai Tanda Tanya Besar?
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kampar Kiri Musnaini, Kapolsek Kampar Kiri Kompol Nurman, Danramil Kampar Kiri Mayor Inf. Hendri Dunan, perwakilan UPT Dinas Pendidikan, KUA, TKSK, Kepala Desa Kuntu dan Kuntu Darussalam, tokoh agama, tokoh pemuda, ibu-ibu PKK, perwakilan PLN Lipat Kain, serta jajaran personel Polsek Kampar Kiri.
Dalam sambutannya, Camat Kampar Kiri Musnaini menyambut positif kegiatan yang diinisiasi Polsek Kampar Kiri tersebut. Ia menilai pendekatan langsung kepada masyarakat merupakan langkah strategis dalam membangun komunikasi sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap aparat keamanan.
“Kami dari pemerintah Kecamatan Kampar Kiri sangat mengapresiasi kegiatan Polisi Kumpul Bersama Masyarakat ini. Kegiatan seperti ini sangat positif karena membuka ruang komunikasi secara langsung antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Musnaini, menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata-mata menjadi tugas TNI dan Polri, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Kami menyadari bahwa menjaga keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, pemerintah kecamatan siap mendukung program-program yang bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif,” lanjutnya.
Ia juga mengajak seluruh kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan lapisan masyarakat agar meningkatkan kepedulian sosial serta membangun koordinasi apabila ditemukan persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban lingkungan.
Sementara itu, Kapolsek Kampar Kiri Kompol Nurman menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi, melainkan sarana untuk mendengar secara langsung keluhan, keresahan, dan harapan masyarakat.
“Kami hadir di sini bukan hanya untuk melaksanakan tugas penegakan hukum, melainkan untuk mendengarkan saran dan masukan dari bapak-ibu sekalian. Keamanan wilayah ini adalah tanggung jawab kita semua, sehingga kita perlu bahu-membahu mencegah berbagai gangguan keamanan,” ujar Kompol Nurman.
Dalam arahannya, Kapolsek mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun membuang puntung rokok sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan, penyalahgunaan narkoba, perundungan di lingkungan keluarga maupun sekolah, serta mengawasi pergaulan anak-anak dan remaja agar tidak terjerumus dalam perilaku menyimpang.
“Kami berharap masyarakat tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian, terutama terkait potensi tindak pidana, penyalahgunaan narkoba, pencurian, maupun gangguan keamanan lainnya. Apabila menemukan titik api atau aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau langsung ke Polsek,” imbaunya.
Kompol Nurman juga menegaskan bahwa Polsek Kampar Kiri terbuka terhadap komunikasi dan masukan masyarakat demi meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat penting. Prinsipnya, kami ingin Polsek Kampar Kiri selalu hadir, dekat, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.
Di sisi lain, Danramil Kampar Kiri Mayor Inf. Hendri Dunan turut menekankan pentingnya menjaga sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dalam menciptakan stabilitas keamanan wilayah.
Menurutnya, kebersamaan dan koordinasi lintas sektor merupakan modal penting untuk menghadapi berbagai persoalan sosial maupun gangguan keamanan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Kami dari Koramil 05 Kampar Kiri sangat mendukung kegiatan yang mempertemukan unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat seperti ini. Sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah dan masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, menjaga persatuan dan kerukunan, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Apabila terdapat persoalan di tengah masyarakat, hendaknya diselesaikan melalui komunikasi, koordinasi, dan musyawarah dengan tetap menghormati aturan hukum yang berlaku. Kami berharap kebersamaan seperti ini terus terpelihara,” tuturnya.
Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan dukungan terhadap program kepolisian sekaligus mempertanyakan beberapa persoalan yang berkembang di lingkungan mereka.
Salah satu persoalan yang mencuat adalah penanganan pencurian buah kelapa sawit yang masuk kategori tindak pidana ringan (tipiring), termasuk bagaimana memberikan efek jera kepada pelaku.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Kompol Nurman menjelaskan bahwa penyelesaian persoalan dapat difasilitasi melalui musyawarah dengan melibatkan tokoh masyarakat dan perangkat desa. Namun, apabila perbuatan serupa kembali terulang, proses hukum tetap dapat ditempuh sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, warga juga mempertanyakan kebenaran informasi pendaftaran Surat Izin Mengemudi (SIM) secara daring yang beredar melalui media sosial.
Kapolsek mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi tersebut karena berpotensi menjadi modus penipuan. Warga diminta memastikan informasi melalui saluran resmi kepolisian.
Melalui kegiatan Polisi Kumpul Bersama Masyarakat ini, pemerintah kecamatan, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin memperkuat koordinasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kampar Kiri.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan karhutla, penyalahgunaan narkoba, pencurian, perundungan, serta berbagai persoalan sosial lainnya membutuhkan kepedulian dan partisipasi bersama.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.45 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.
Berita Lainnya +INDEKS
IWO Kampar Tegas Bantah Isu Demo 12 Organisasi Wartawan, Ilham Sidiq: Jangan Adu Domba Pers dan Pemerintah
BANGKINANG — Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kab.
Jum'at Berkah, Keluarga Besar Patrolikriminal86.com Bagikan Sembako ke Dua Panti Asuhan di Beringin Taluk
KUANTAN SINGINGI, KALIMATREPUBLIK.COM — Keluarga besar Media Pat.
Lurah Lipatkain Imbau Warga Ikuti Shalat Istisqa, Ajak Bersama Memohon Turunnya Hujan
KAMPAR KIRI, KALIMATREPUBLIK.COM — Pemerintah Kelurahan Lipatkai.
SANGGAH SURAT LAK KAMPAR, ANAK KEMENAKAN GUNUNG SAHILAN TEGAS: JANGAN ABAIKAN KEPUTUSAN ADAT!
KAMPAR, RIAU — Polemik terkait perubahan nama p.
MTsN 5 Kampar Salurkan Bantuan untuk Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu, Donasi Siswa dan Keluarga Besar Capai Rp15 Juta
KAMPAR KIRI, RIAU — Kepedulian keluarga besar M.
Kamabiran 04 Kampar Kiri Musnaini: Pramuka Hadir untuk Meringankan Beban Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu
KUNTU, KAMPAR — Kepedulian terhadap keluarga be.





.jpg)

