pilihan +INDEKS
Habiburrahman Interupsi Paripurna DPRD Kampar, Soroti Asrama Pesantren, Mobil Damkar dan Jembatan Kuntu
KAMPAR — Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kampar dengan agenda penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 diwarnai interupsi anggota DPRD Kampar, Habiburrahman, Selasa (18/8/2026).
Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Kampar, Ahmad Taridi. Turut hadir Bupati Kampar Ahmad Yuzar, Wakil Bupati Kampar Misharti, Sekretaris Daerah Kampar Ardi Mardiansyah, unsur Forkopimda, anggota DPRD serta jajaran perangkat daerah Kabupaten Kampar.
Sebelum agenda penandatanganan KUA-PPAS dimulai, Habiburrahman menyampaikan sejumlah persoalan yang menurutnya perlu mendapat perhatian pemerintah daerah dan dipertimbangkan dalam penyusunan APBD Kabupaten Kampar 2027.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah musibah kebakaran yang melanda Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu, Desa Kuntu Darussalam, Kecamatan Kampar Kiri, pada 10 Agustus 2026.
Habiburrahman menyebut kebakaran tersebut menghanguskan lebih dari 250 asrama santri. Ia mengapresiasi langkah cepat Bupati Kampar Ahmad Yuzar yang langsung turun ke lokasi bersama jajaran pemerintah daerah.
“Kami berharap dalam APBD 2027 ini ada perhatian bersama untuk pengadaan asrama maupun tempat belajar bagi anak-anak santri Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri,” ujar Habiburrahman.
Menurutnya, perhatian terhadap korban kebakaran tidak cukup hanya berupa dukungan moral, tetapi juga perlu diwujudkan melalui dukungan material dan kebijakan anggaran yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain persoalan pesantren, Habiburrahman juga meminta pemerintah daerah memperkuat sarana pemadam kebakaran di setiap kecamatan.
Ia mengatakan, selama hampir 13 tahun berada di lembaga legislatif, persoalan ketersediaan mobil pemadam kebakaran di tingkat kecamatan masih menjadi perhatian.
“Harapan kami, satu kecamatan satu mobil pemadam kebakaran. Ini penting untuk mempercepat penanganan ketika terjadi kebakaran,” katanya.
Habiburrahman juga menyoroti persoalan bantuan untuk rumah ibadah. Ia menyebut dalam dua tahun terakhir terdapat kendala dalam penganggaran bantuan rumah ibadah melalui APBD karena persoalan dasar penganggaran dalam sistem SIPD.
Karena itu, ia meminta pemerintah bersama DPRD mencari solusi agar kebutuhan masyarakat terhadap rumah ibadah tetap dapat diperhatikan melalui mekanisme penganggaran yang sesuai aturan.
Tak hanya itu, kondisi jembatan yang menghubungkan Desa Kuntu dengan Desa Sungai Liti juga menjadi perhatian.
Habiburrahman mengingatkan agar pengerjaan jembatan tersebut segera dilakukan karena kondisinya kembali mengkhawatirkan dan dikhawatirkan putus ketika musim hujan tiba.
“Kita sekarang sudah Agustus menuju September. Kalau musim hujan datang, dikhawatirkan jembatan ini kembali putus. Mohon disegerakan pengerjaannya agar lalu lintas tidak terputus,” tegasnya.
Ia menjelaskan, jembatan tersebut memiliki peran vital bagi masyarakat karena apabila kembali terputus, akses masyarakat di Kecamatan Kampar Kiri Hulu yang mencakup sekitar 30 desa berpotensi terganggu.
Bupati: Seluruh Potensi Pemkab Dikerahkan
Menanggapi interupsi tersebut, Bupati Kampar Ahmad Yuzar dalam sambutannya menyampaikan rasa duka dan keprihatinan atas musibah kebakaran yang menimpa Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu.
“Kami Pemerintah Kabupaten Kampar merasa prihatin dan juga berduka,” kata Ahmad Yuzar.
Bupati menjelaskan, pemerintah daerah langsung bergerak setelah mendapat informasi kebakaran. Ia bersama sejumlah organisasi perangkat daerah berangkat menuju lokasi pada pagi hari untuk melihat kondisi secara langsung sekaligus memberikan bantuan.
“Setelah salat Subuh, pukul 05.15 WIB kami berangkat dari Bangkinang menuju Kuntu. Sekitar pukul 07.00 WIB kami sampai di sana,” jelasnya.
Sesampainya di lokasi, Ahmad Yuzar menginstruksikan agar seluruh potensi bantuan yang dimiliki pemerintah daerah, termasuk stok sandang dan pangan dari Dinas Sosial maupun BPBD, segera digeser untuk membantu para korban.
“Seluruh stok yang ada di Dinas Sosial, di BPBD, tanpa ada tersisa sedikit pun, saya sudah geser semua ke sana,” ujarnya.
Selain itu, Bupati juga telah meminta Baznas Kabupaten Kampar turun meninjau kondisi pesantren untuk melihat bentuk bantuan yang dapat diberikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ahmad Yuzar juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan sejumlah perusahaan agar ikut membantu pembangunan kembali fasilitas pesantren yang terbakar.
“Tadi baru saya bertemu dengan beberapa pimpinan perusahaan. Saya sampaikan keadaan tersebut. Insya Allah nanti ada beberapa perusahaan yang peduli dan akan memberikan bantuan yang sifatnya materil langsung ke lokasi pesantren,” katanya.
Bupati menegaskan pemerintah daerah akan terus menyampaikan kondisi pesantren kepada pihak-pihak yang memiliki kepedulian agar dapat membantu proses pemulihan.
Menurutnya, pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi penerus yang cerdas, beriman, bertakwa serta memiliki karakter Islami.
“Kami berjanji ke depan akan memperhatikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.
Jembatan Kuntu-Sungai Liti Segera Dikerjakan
Terkait jembatan yang menghubungkan Kuntu dengan Sungai Liti, Ahmad Yuzar mengatakan proses pekerjaan sudah memasuki tahap persiapan pelaksanaan.
Ia menyebut proses kontrak telah selesai dan pekerjaan tinggal menunggu pelaksanaan oleh kontraktor di lapangan.
“Betul, semuanya sudah dikerjakan sebab proses kontrak sudah selesai. Tinggal bagaimana kontraktor bisa bekerja di lokasi,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Kampar, lanjutnya, akan memastikan persoalan tersebut segera ditindaklanjuti sehingga akses masyarakat tidak terganggu ketika memasuki musim penghujan.
Setelah penyampaian interupsi dan tanggapan Bupati Kampar, rapat paripurna dilanjutkan dengan agenda utama penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 antara DPRD Kabupaten Kampar dan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Penandatanganan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penyusunan APBD Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2027.
Berita Lainnya +INDEKS
Politikus Golkar Rozama Lase Desak Gubsu Bobby Ubah Status Jalan Gunungsitoli-Alasa Jadi Jalan Provinsi
Kalimat Republik || Gunungsitoli – Persoalan Ja.
Kunjungi Kanwil KemenHAM Sumut, Penrad Siagian Minta Masukan Revisi UU HAM Perkuat Perlindungan Hak Warga Negara
Kalimat Republik || Medan — Anggota DPD RI, Pdt.
Puluhan Tahun Tempati Lahan Pondok Buluh, Kini Terancam Digusur, Pdt. Penrad Siagian Perjuangkan Hak Warga
Kalimat Republik || Simalungun — Anggota DPD RI.
Penrad Siagian Pimpin RDP Lanjutan, Pembayaran Ganti Rugi Lahan Tol Binjai-Langsa Ditargetkan Akhir 2026
Kalimat Republik || Medan — Anggota DPD RI, Pdt.
Yusnita Harahap dan Syahrozie SH Resmi Pimpin DPD Partai PIRA Riau
PEKANBARU – Ucapan selamat mengalir deras kepad.
Solid dari Pusat ke Daerah, Demokrat Pekanbaru Terima Dukungan DPP
PEKANBARU – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (D.







