pilihan +INDEKS
Momen Haru di Lapas Gunungsitoli, Dua Pegawai Akhiri Masa Pengabdian
Kalimat Republik || Gunungsitoli - Suasana haru menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunungsitoli, Sumatra Utara, saat dua pegawainya memasuki masa purnabakti.
Keduanya adalah Borozatulo Gea dan Yulius Hulu, yang dilepas dalam acara perpisahan di Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Selasa kemarin, 11 Agustus 2026.
- Truk Muatan Eucalyptus Pernah Tumbang Saat Parkir, Pagar SMPN 1 Lipat Kain Rusak: Kepsek Sebut Di Bahu Jalan Ada 'Gun Kobau'
- Tak Ada Respon! Diduga Kades Ludai Sembunyikan Realisasi Anggaran: Sosialisasi Anti Korupsi Desa di Pertanyakan?
- Dugaan 'Menguap' Dana BOS: Usai Sorotan Etika Mencuat Namun BPKSDM dan Disdik Kabupaten Kampar Terindikasi 'Main Mata', Anggaran SDN 007 Ludai Tuai Tanda Tanya Besar?
Kegiatan tersebut diikuti Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli Sahat Bangun, para pejabat struktural, serta seluruh staf Lapas Kelas IIB Gunungsitoli.
Pelepasan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas loyalitas, kerja keras, pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan Borozatulo Gea dan Yulius Hulu selama menjalankan tugas sebagai insan Pemasyarakatan.
Bagi jajaran Lapas Gunungsitoli, momen tersebut tidak hanya menjadi perpisahan dengan dua rekan kerja.
Lebih dari itu, kesempatan tersebut menjadi ruang untuk mengenang kebersamaan sekaligus menyampaikan apresiasi atas kontribusi keduanya selama bertugas.
Sementara Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Sahat Bangun, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Borozatulo Gea serta Yulius Hulu.
Ia menilai, memasuki masa purnabakti bukan berarti berakhirnya pengabdian, melainkan menjadi awal dari perjalanan baru dalam kehidupan.
"Purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari perjalanan baru dalam kehidupan. Atas nama seluruh keluarga besar Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, saya menyampaikan terima kasih atas seluruh dedikasi yang telah diberikan. Semoga segala pengabdian menjadi amal baik dan semoga Bapak Borozatulo Gea dan Bapak Yulius Hulu senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta kesuksesan bersama keluarga," ungkap Sahat
Selain memberikan penghargaan kepada dua pegawai yang memasuki masa purnabakti, Sahat juga berpesan kepada seluruh pegawai Lapas Gunungsitoli.
Ia meminta pengalaman dan keteladanan yang ditinggalkan para pegawai purnabakti dapat menjadi motivasi bagi jajaran yang masih bertugas untuk terus memberikan kinerja terbaik.
Sementara pesan dan pesan dari keluarga besar Lapas Kelas IIB Gunungsitoli disampaikan Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Fajariman Lase.
Ia menyampaikan apresiasi atas kebersamaan, keteladanan dan kontribusi Borozatulo Gea serta Yulius Hulu selama menjalankan tugas.
Menurut Fajariman, berakhirnya masa tugas kedua pegawai tersebut tentu meninggalkan kesan dan kenangan bagi seluruh rekan kerja di Lapas Gunungsitoli.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan pengabdian yang telah diberikan. Banyak pengalaman dan teladan yang menjadi bagian dari perjalanan kita bersama. Semoga setelah purnabakti, Bapak Borozatulo Gea dan Bapak Yulius Hulu tetap menjadi bagian dari keluarga besar Lapas Gunungsitoli," ujarnya.
Sementara itu, mewakili pegawai yang memasuki masa purnabakti, Borozatulo Gea menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh rekan kerja.
Ia mengapresiasi kebersamaan dan dukungan yang telah diterimanya selama menjalankan tugas di Lapas Kelas IIB Gunungsitoli.
Borozatulo berharap hubungan baik dan tali silaturahmi dengan seluruh jajaran tetap terjaga meski dirinya telah memasuki masa purnabakti.
Ia juga berharap seluruh pegawai Lapas Gunungsitoli senantiasa diberikan kekuatan dalam melanjutkan pengabdian.
Acara perpisahan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, haru dan kekeluargaan. Pelepasan tersebut menjadi momentum untuk memberikan penghormatan kepada Borozatulo Gea dan Yulius Hulu yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.
Di sisi lain, momen tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh jajaran bahwa setiap tugas dan pengabdian yang dijalankan akan meninggalkan jejak serta kenangan bagi organisasi.
Keluarga besar Lapas Kelas IIB Gunungsitoli pun menyampaikan selamat memasuki masa purnabakti kepada Borozatulo Gea dan Yulius Hulu.
Keduanya diharapkan dapat menikmati masa purnabakti dengan penuh kebahagiaan, kesehatan dan kedamaian bersama keluarga.
Terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan. Selamat menikmati masa purnabakti dan sampai jumpa dalam ikatan silaturahmi yang tidak pernah berakhir.
Berita Lainnya +INDEKS
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, Barang Bukti 0,55 Gram Diamankan
KAMPAR KIRI — Tim Opsnal Polsek Kampar Kiri men.
Napi Sering Kabur dari Lapas di Riau, Arisal Aziz: Copot Kakanwil Pemasyarakatan dan Kalapas
Jakarta - Arisal Aziz, Anggota Komisi XIII DPR RI men.
Terungkap di Persidangan, Gugatan Ade Rinaldi terhadap Imron Saleh Tak Dapat Diterima
BANGKINANG, 28 September 2026 — Perkara Gugatan.
Setahun Menanti Keadilan, Iin Suhelna Apresiasi Penetapan Tiga Tersangka: Minta Polsek Kampar Kiri Segera Lanjutkan Proses Hukum
KAMPAR, RIAU — Hampir setahun menanti kepastian.
Tim Hampai Polsek Kampar Kiri Tangkap Dua Terduga Pelaku Narkoba, Diduga Hendak Transaksi Sabu!
KAMPAR KIRI, RIAU — Jajaran Polsek Kampar Kiri .
Penambangan Liar di Sungai Tesso: Polsek Kampar Kiri Musnahkan 12 Rakit Tambang Emas di Tiga Titik Secara Serentak
KAMPAR – Tegas dan tanpa kompromi. Demi menjaga.







