pilihan +INDEKS
Pj Gubri Harap Ekspor Komoditas Unggulan Riau Meningkat
PEKANBARU, kalimatrepublik.com - Ekspor dan impor Provinsi Riau pada 2024 mengalami fluktuasi. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau ekspor dan impor Pada Januari 2024 meningkat dibandingkan ekspor dan impor Desember 2023.
Ekspor dan impor pada Februari 2024 menurun dibandingkan ekspor dan impor pada Januari 2024. Lalu, ekspor dan impor Maret 2024 meningkat dibandingkan ekspor dan impor Februari 2024.
"Kita selalu berharap bahwa ekspor Riau dapat selalu meningkat, terutama ekspor komoditas unggul di Riau seperti CPO, kertas, dan bubur kertas (pulp)," kata Penjabat (Pj) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto di Pekanbaru, Rabu (15/5/2024).
"Jika terjadi penurunan tentu diperlukan kajian, apa penyebab terjadinya penurunan, apakah dipengaruhi faktor internal maupun eksternal," imbuh Hariyanto.
Hal tersebut, ucapnya, seperti penurunan ekspor Riau pada Februari 2024 sebesar 18,66 persen. Penurunan ini disebabkan turunnya nilai ekspor produk unggulan Riau yakni CPO.
"Salah satu penyebab turunnya nilai ekspor CPO adalah menurunnya permintaan dari negara mitra Riau yang terbesar seperti India dan Pakistan," ujarnya.
Sementara, lanjutnya, turunnya impor Riau pada bulan Februari 2024 sebesar 32,21 persen. Komoditas tertinggi yang mengalami penurunan yang cukup signifikan adalah permintaan atas kelompok barang, mesin-mesin atau pesawat mekanik.
"Harapan kita ekspor maupun impor di bulan April 2024 dapat meningkat," tutupnya.
(Mediacenter Riau/Alw)
Berita Lainnya +INDEKS
Rimbang Baling Terkorupsi Sawit: 5.000 Ha Lenyap, Hukum Mandek?
Pekanbaru, Riau — Suaka Margasatwa Bukit Rimban.
Sonsong Ramadhan 1447 H, Dinas Kominfo Dan persandian Kab. Kampar Gelar Acara Halal Bi Halal
Bangkinang Kota, Memasuki Bulan Suci Ramadhan 1447 H Dinas Komunikasi, Informatika, Dan Persandia.
Tindak Lanjuti Instruksi Presiden RI, Bupati Kampar Pimpin Gotong Royong Massal Dukung Gerakan Indonesia ASRI
Bangkinang Kota - Pemerintah Kabupaten Kampar menggelar kegiatan Gotong Royong Massal dalam rangk.
TBS Diduga Ilegal di Kampar Kiri Disuplay ke Pabrik PT.YBS: CV Rizkyando Bersaudara Eksekusi Lahan Heri RCM Seluas 214,67 Hektar!
KAMPAR, RIAU - Dugaan penampungan tandan buah segar (.




.jpg)
.jpg)

