Kanal

Pemuda Kampar Kiri: Boxculvert Ambruk, Waktunya Pengusaha Perkebunan Berkontribusi Nyata!!!

Kampar, Riau – Pemuda Kampar Kiri mengeluarkan kritikan terbuka terkait ambruknya boxculvert penghubung Desa Sungai Raja dan Desa Tanjung Mas, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, yang terjadi pada Kamis siang ini (19/03/2026), setelah diterjang tingginya arus air yang melewati boxculvert tersebut. Jalan provinsi yang menjadi urat nadi masyarakat pedesaan hingga wilayah jalur kuning Kampar Kiri kini terancam terputus menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, dengan dampak serius bagi perekonomian dan aktivitas sehari-hari warga.

Kita sebagai pemuda daerah ini melihat dengan jelas: kondisi ini bukan hanya masalah infrastruktur semata, melainkan masalah keadilan bagi masyarakat yang telah lama menyediakan lahan dan akses bagi perkembangan bisnis di wilayah ini. Seorang warga pun menyampaikan kekhawatirannya, "Kami meminta agar BPBD dan pihak terkait segera mengambil tindakan untuk mengkondisikan boxculvert ini. Tak lupa pastinya dengan para pengusaha perkebunan diwilayah ini, banyak yang luas tuh lahannya..segera dong tanggap."

Kritikan kita tidak hanya kepada pihak berwenang, tetapi juga secara tegas kepada seluruh pengusaha perkebunan yang selama ini dengan leluasa menggunakan jalan provinsi tersebut untuk aktivitas operasional dan distribusi hasil perkebunan mereka. M.Hasbi, salah satu putra daerah yang juga sebagai wartawan muda Kampar Kiri, menjadi suara kita dalam menyampaikan hal ini: "Jalan ini bukan hanya digunakan oleh masyarakat lokal, tetapi juga menjadi jalur penting bagi distribusi hasil perkebunan dan kelancaran bisnis Anda."

Kita menilai bahwa sudah saatnya pengusaha perkebunan memberikan kontribusi yang sepadan dengan manfaat yang mereka dapatkan. Kondisi saat ini bukan hanya mengganggu masyarakat dalam persiapan Idul Fitri, tetapi juga berpotensi menghambat perkembangan bisnis perkebunan itu sendiri – namun kita tekankan, dampak yang paling berat akan diterima oleh rakyat kecil yang bergantung pada akses jalan ini untuk mencari nafkah.

Kami sebagai pemuda Kampar Kiri menuntut agar para pengusaha perkebunan:

  • Segera berpartisipasi dalam penanganan darurat melalui bantuan materi atau sumber daya yang nyata
  • Menghargai bahwa jalan ini adalah urat nadi kehidupan dan perekonomian masyarakat setempat, bukan hanya alat untuk kelancaran bisnis mereka
  • Berkoordinasi aktif dengan BPBD Kabupaten Kampar dan pihak terkait dalam proses evaluasi dan perbaikan

Tidak ada waktu untuk ditunda lagi – tindakan segera adalah kebutuhan mutlak saat ini! Kontribusi Anda bukan hanya bukti komitmen bersama membangun Kampar Kiri yang lebih baik, tetapi juga bentuk rasa tanggung jawab sosial yang seharusnya sudah ada sejak lama!

Pemuda Kampar Kiri akan terus mengawal perkembangan penanganan kasus ini, karena kami tidak akan menyaksikan rakyat Kampar Kiri terus dirugikan sementara yang mendapatkan keuntungan besar hanya diam dan tidak bertanggung jawab.

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER