pilihan +INDEKS
Kelas & Gedung Rawan Ambruk, SDN 019 Lipat Kain Utara dan Unsur Pemdes Desak Perhatian Pemerintah serta Semua Elemen!!
KAMPAR, RIAU – UPT SD Negeri 019 Lipat Kain Utara, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, tengah menghadapi kondisi yang sangat memprihatinkan. Selain kekurangan ruang kelas yang signifikan, kondisi bangunan sekolah yang sudah tua dikhawatirkan membahayakan keselamatan ratusan peserta didik.
Kepala UPT SDN 019 Kampar Kiri, Elharlina, S.Pd, memaparkan bahwa pihaknya menampung sebanyak 203 siswa yang terbagi dalam 9 rombongan belajar (rombel). Namun ironisnya, ketersediaan ruang kelas yang ada hanya berjumlah 6 unit.
"Kami memiliki 9 rombel, tapi kelas hanya ada 6. Untuk menutupi kekurangan tersebut, kami terpaksa memanfaatkan fasilitas lain seperti ruang pustaka dan ruang lainnya agar proses belajar mengajar tetap bisa berjalan," ujar Elharlina, Selasa (29/04/2026).
Masalah tidak berhenti pada keterbatasan ruang. Sekolah ini juga memiliki gedung tua yang dibangun sejak tahun 1987 yang kini digunakan untuk 4 ruang belajar. Kondisi fisik bangunan tersebut sudah sangat rapuh dan mengkhawatirkan.
"Gedung kami sudah membahayakan bagi peserta didik. Atap sudah rapuh dan koyak di mana-mana, apalagi struktur kayu dan plafonnya perlahan mulai rapuh bahkan ada yang runtuh. Tentu ini sangat berisiko bagi anak-anak," ungkapnya dengan nada prihatin.
Ditambah kekhawatiran, disaat kegiatan belajar mengajar sedang aktif, cuaca tidak mendukung, angin dan hujan. Seluruh peserta didik kami sepakati untuk pulang, agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan terhadap anak-anak dan para guru.
Kerusakan juga tidak hanya terjadi pada ruang kelas, melainkan juga fasilitas pendukung. Rumah jaga sekolah pun kini dinilai sudah tidak lagi layak huni.
Menurut Elharlina, upaya perbaikan sebenarnya sudah lama diupayakan. Pihak sekolah telah berkali-kali menyampaikan pengajuan dan permohonan bantuan kepada Dinas Pendidikan maupun instansi terkait, namun hingga saat ini belum terealisasi.
"Pengajuan sudah sering kami sampaikan ke dinas, namun hingga kini belum terkabulkan. Kami berharap mendapatkan perhatian serius, mulai dari pemerintah desa hingga kabupaten, bahkan seluruh elemen masyarakat," tambahnya.
Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Desa Lipat Kain Utara bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta perangkat dan berbagai lembaga di desa telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi.
Wijanarko, Sekretaris Desa mewakili Kepala Desa Lipat Kain Utara, turut dalam peninjauan, mengakui kondisi yang ditemukan sangat ironis. Pihak desa berkomitmen untuk ikut mencari solusi.
"Memang kondisi yang kita lihat sangat ironis. Kami sudah menyampaikan hal ini kepada Kepala Desa. Kami bersama-sama akan mencari solusi yang tanggap dan cepat," ujarnya.
Demi kenyamanan dan keamanan proses belajar mengajar, pihak sekolah kembali menekankan harapannya agar perbaikan fasilitas ini segera terealisasi, sehingga tenaga pendidik dan peserta didik dapat belajar tanpa rasa khawatir.
Berita Lainnya +INDEKS
Polda Riau dan Stakeholder Perkuat Sinergi Kawal Program Makan Bergizi Gratis
PEKANBARU, RIAU – Kepolisian Daerah (Polda) Ria.
Resepsi HUT RI ke-81 di Lipat Kain Utara Meriah, Diwarnai Perpisahan KKN dan Pembagian Hadiah
KAMPAR KIRI — Resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) Ke.
Pramuka Kwarran 04 Kampar Kiri Serahkan Donasi Rp37,201 Juta untuk Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu
KUNTU, KAMPAR — Kepedulian terhadap keluarga be.
Jalan Penghubung Dusun Pesisir Desa Sei Geringging Putus Diterjang Arus, Akses Warga Lumpuh
KAMPAR KIRI, RIAU – Curah hujan dengan intensit.
Wabup Kampar Koordinasi ke DLHK Riau Bahas Pelebaran Jalan dan Ganti Rugi Tanaman Warga
PEKANBARU – Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Mishar.
DAFI School Perluas Kerja Sama dengan Satuan Pendidikan Anak Usia Dini
MAKASSAR– SIT Darul Fikri Makassar (DAFI School) terus memperkuat jejaring kolaborasi di du.







.jpg)