pilihan +INDEKS
Disperindag Pekanbaru Gelar GPM untuk Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Nataru
PEKANBARU, kalimatrepublik.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bakal menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini untuk mengantisipasi lonjakan harga jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
"Setiap pekan kita gelar GPM di sejumlah kelurahan secara rutin," terang Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin.
Satu komoditi jadi perhatian yakni beras karena harganya masih tinggi hingga saat ini. Adanya GPM yang berlangsung dua kali dalam sepekan diharapkan bisa membantu masyarakat.
Pria disapa Ami mengatakan bahwa pihaknya sudah menggelar 12 kali GPM sejak akhir September 2023. Mereka menggelar GPM di 24 titik sepanjang beberapa bulan ini.
Ratusan ton beras SPHP sudah disalurkan kepada masyarakat lewat program GPM. Ada juga gula dan minyak juga disebar dengan harga terjangkau.
Komoditi lainnya yang jadi perhatian yakni cabai merah. Harganya memang sudah mulai turun tapi masih terbilang mahal.
Dirinya memastikan bahwa tim Disperindag Kota Pekanbaru setiap pekan mengantisipasi gejolak harga. "Kita harapkan stabil harganya, kalau bisa turun jelang akhir tahun ini," harapnya.
Mantan Camat Rumbai ini menyebut bahwa harga cabai saat ini dipengaruhi kondisi produksi cabai di daerah penghasil. Harga bisa naik saat gagal panen, el nino dan angkutan terkendala.
"Ketika masuk ke Pekanbaru, maka terjadi kenaikan harga. Ini lah penyebab terjadinya gejolak harga, tambah lagi pasar induk belum beroperasi," tuturnya. (Kominfo7/RD2)
Berita Lainnya +INDEKS
Rimbang Baling Terkorupsi Sawit: 5.000 Ha Lenyap, Hukum Mandek?
Pekanbaru, Riau — Suaka Margasatwa Bukit Rimban.
Sonsong Ramadhan 1447 H, Dinas Kominfo Dan persandian Kab. Kampar Gelar Acara Halal Bi Halal
Bangkinang Kota, Memasuki Bulan Suci Ramadhan 1447 H Dinas Komunikasi, Informatika, Dan Persandia.
Tindak Lanjuti Instruksi Presiden RI, Bupati Kampar Pimpin Gotong Royong Massal Dukung Gerakan Indonesia ASRI
Bangkinang Kota - Pemerintah Kabupaten Kampar menggelar kegiatan Gotong Royong Massal dalam rangk.
TBS Diduga Ilegal di Kampar Kiri Disuplay ke Pabrik PT.YBS: CV Rizkyando Bersaudara Eksekusi Lahan Heri RCM Seluas 214,67 Hektar!
KAMPAR, RIAU - Dugaan penampungan tandan buah segar (.




.jpg)
.jpg)

