Kanal

Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa kepada Aiptu Apendra

KAMPAR, RIAU - Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) anumerta kepada anggota Polsek Kampar Aiptu Apendra yang meninggal dunia saat melaksanakan tugas pengamanan malam takbiran Idul Fitri 1447 H/2026 Masehi. Selain KPLB, Kapolri juga menetapkan almarhum sebagai anggota Polri yang Wafat dalam Tugas dan memberikan Penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Lencana Baik (KPLBA) melalui empat keputusan resmi yang dikeluarkan pada tanggal 23 Maret 2026.

Aiptu Apendra, yang menjabat sebagai Banit Reskrim Polsek Kampar dan lahir di Air Tiris pada 24 Februari 1984, dinyatakan meninggal dunia pada hari Sabtu (21/3/2026) pukul 02.39 WIB akibat kelelahan dan sesak napas saat bertugas. Hingga napas terakhirnya, ia menunjukkan dedikasi yang tak mengenal batas dengan menjalankan tugas secara terus-menerus selama kurang lebih tiga hari berturut-turut.

Sejak tanggal 13 Maret 2026, bahkan sebelum Operasi Ketupat resmi berjalan, almarhum telah terjun penuh dalam Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), termasuk patroli cipta kondisi dan penertiban penyimpangan masyarakat. Pada Jumat (20/3/2026) pukul 19.00 WIB, ia kembali bertugas mengamankan malam takbiran di beberapa titik strategis yaitu Mesjid Al-Iman Desa Bukit Ranah, Mesjid Taqwa Ranah Baru Desa Ranah, dan Jalan Raya Lapangan Kantor Camat Kelurahan Air Tiris. Meskipun sudah menunjukkan tanda-tanda kelelahan, ia tidak pernah mengeluh atau meminta untuk diganti.

Sekitar pukul 01.00 WIB pada hari Sabtu (21/3/2026), saat masih bertugas di dekat Kantor Camat Kampar, almarhum mengeluhkan rasa kelelahan dan sesak napas. Rekannya segera membawanya ke Puskesmas Kampa, namun kondisinya semakin memburuk hingga tidak sadarkan diri. Setelah diberikan tindakan resusitasi dan dirujuk ke Rumah Sakit Aulia Pekanbaru, ia dinyatakan meninggal dunia.

Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. menyebut KPLB ini sebagai pengingat akan dedikasi serta pengabdian almarhum yang menjadi warisan abadi bagi rekan-rekan sesama petugas kepolisian dan masyarakat. "KPLB ini bukan sekadar apresiasi tertinggi, tetapi lebih dari itu menjadi pengingat bagi kita semua akan dedikasi dan pengorbanan almarhum sebagai petugas kepolisian yang berjuang untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa teladan almarhum patut dipetik hikmahnya, dan semoga keluarga yang ditinggalkan – istri dan satu anak perempuan – diberikan kekuatan.

Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, menyampaikan bahwa Aiptu Apendra adalah sosok yang hidup dengan semangat "Polri Bhinneka Tunggal Ika – Bhakti untuk Rakyat". "Hingga napas terakhirnya, beliau tidak pernah menyia-nyiakan amanah yang diberikan. Itu adalah bukti nyata bahwa beliau lebih mengutamakan keselamatan masyarakat daripada kondisi dirinya sendiri," katanya.

Ia juga berjanji akan menjaga semangat almarhum tetap hidup dalam setiap langkah kerja di Polres Kampar dan mengucapkan terima kasih kepada keluarga yang telah memberikan dukungan penuh selama almarhum mengabdi.

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER