pilihan +INDEKS
Polres Kampar Bangun Infrastruktur, 7 Jembatan Dibangun untuk Perekonomian Daerah
KAMPAR – Polres Kampar menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema "Optimalisasi Pelaksanaan Green Policing Guna Mencegah Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan Dalam Rangka Mewujudkan Kamtibmas yang Kondusif" di Aula Sanika Satyawada Polres Kampar, Selasa (19/05/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran Kuliah Kerja Profesi (KKP) bagi peserta Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-66 Tahun Akademik 2026. Acara dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan, mulai dari instansi pemerintah, TNI, hingga tokoh masyarakat dan pelajar.
Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, menyampaikan bahwa FGD ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh elemen masyarakat dalam mengatasi permasalahan daerah. Ia memaparkan sejumlah program strategis yang telah dan sedang dilaksanakan.
"Kami telah melaksanakan berbagai program yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan Kapolda Riau, mulai dari Program MBG (Membangun dengan Gotong Royong), Program Green Policing yang didukung dengan pembangunan Bank Pohon, hingga program pengamanan kamtibmas lainnya," ujar AKBP Boby.
Selain program unggulan tersebut, Polres Kampar juga tengah melaksanakan tahap kedua pembangunan jembatan sebagai dukungan terhadap program nasional.
"Tahap pertama kami telah menyelesaikan 2 jembatan, dan tahap kedua ini kami tengah membangun sebanyak 7 jembatan yang diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat dan mendukung ekonomi daerah," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pendamping Pokjar Serdik, Brigjen Pol. Turman Sormin Siregar, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, KKP ini sangat krusial untuk mengembangkan kemampuan manajerial dan kepemimpinan peserta didik dalam menghadapi dinamika tugas.
Brigjen Pol. Turman menyoroti bahwa penanggulangan Karhutla menjadi prioritas nasional khususnya di Riau, sehingga membutuhkan sinergi seluruh pihak. Selain isu lingkungan, ia juga mengingatkan tantangan kamtibmas lain seperti penyalahgunaan narkoba dan penyebaran disinformasi di media sosial.
"Kita perlu meningkatkan literasi digital dan deteksi dini untuk menjaga stabilitas kamtibmas di ruang digital. Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta mendapat gambaran nyata kondisi lapangan dan mencari solusi bersama," tegasnya.
Dalam sesi diskusi, para peserta dan undangan berdialog interaktif membahas strategi pencegahan Karhutla, peran teknologi deteksi dini, serta kebijakan pengelolaan lingkungan. Hasil dari FGD ini nantinya akan dijadikan masukan berharga dalam penyusunan kebijakan yang lebih efektif demi menjaga ketahanan lingkungan dan keamanan di Kabupaten Kampar.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan ditutup dengan penyerahan cenderamata antara kedua belah pihak.
Berita Lainnya +INDEKS
Kinerja Apresiatif Kapolsek KKH: Dukung Ketahanan Pangan, 3 Desa Sukses Panen 3 Ton Jagung
KAMPAR – Komitmen Polsek Kampar Kiri Hilir (KKH) dalam mendukung.
Polsek Kampar Kiri Periksa Tanaman Jagung Kelompok Tani Presisi – Kondisi Bagus, Siap Panen Bulan Juni
KAMPAR – Sebuah lahan seluas 1,8 hektar di Desa Sungai Geringgin.
Dari Penegakan Hukum hingga Cuaca, Materi Lengkap Dihadirkan dalam Pembekalan
PEKANBARU – Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi, secara r.
Jembatan Gajah Bertalut Hampir Rampung, Kodim 0313/KPR Gesa Pengerjaan
KAMPAR KIRI HULU – Pembangunan Jembatan Gantung Gajah Bertalut y.
Polsek Kampar Kiri Hilir: 'Polisi Cinta Petani' Program Pekarangan Pangan Bergizi di Desa Bina Baru
KAMPAR – Polsek Kampar Kiri Hilir melalui Kanit.
Dalam Kesibukan, Kapolres Kampar Sempatkan Waktu Silaturahmi, Beri Bantuan Dan Bibit Pohon Untuk Warga Pos Satkamling
KAMPAR, RIAU – Di tengah kesibukan yang pa.







