KAMPAR, RIAU | KalimatRepublik - Selain langkah penanganan yang dilakukan Camat Kecamatan Kampar Kiri Sri Nuryani S. ST dan Kapolsek Kompol Rusyandi Z. Siregar, UPT Puskesmas Lipat Kain juga telah mengambil langkah antisipasi terkait dampak kesehatan akibat banjir yang melanda wilayah kerjanya.
Keterangan Kepala UPT Puskesmas Lipat Kain, dr. Derma Bahari MH.Kes, menurut data, banjir terjadi akibat luapan sungai akibat hujan lebat sejak pukul 23.00 WIB tanggal 31 Maret 2026, dengan air mulai naik pada pukul 06.00 WIB hari ini.
Wilayah yang terdampak, sementara terdata adalah Desa Domo (Dusun 1), dengan 1 rumah warga terendam. Tidak ada korban jiwa atau cedera dalam kejadian ini. Total korban terdampak adalah 1 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 3 jiwa, di antaranya terdapat 1 lansia. Tidak ada bayi, balita, ibu hamil, atau penyandang disabilitas yang terdampak.
Puskesmas Lipat Kain telah membuka 1 posko kesehatan bantuan di Desa Domo, yang dikoordinir oleh bidan desa. Kegiatan yang dilakukan meliputi pendataan warga terdampak, terutama kelompok berisiko, pemantauan kesehatan selama dan pasca kejadian, serta siap memberikan pelayanan kesehatan, pengobatan, dan edukasi terkait penyakit akibat banjir jika diperlukan. Tidak ada fasilitas kesehatan yang terdampak dan tidak ada pengungsi yang tercatat.
Rekomendasi dari Puskesmas adalah perlu peningkatan kewaspadaan terhadap masalah kesehatan saat dan pasca banjir. Sementara itu, debit air sungai masih tinggi dan air belum surut.
Sebelumnya, Camat dan Kapolsek telah mengirim tim lapangan untuk mengecek kondisi langsung serta berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial guna menyiapkan bantuan yang dibutuhkan. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan segera mengungsi jika tempat tinggal tergenang.