KAMPAR, RIAU | KalimatRepublik – Masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Kampar Kiri tengah menunggu bantuan, seiring dengan permintaan informasi yang diajukan KalimatRepublik kepada Pemerintah Kecamatan pada 31 Maret 2026. Permintaan tersebut bertujuan memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan bantuan yang tepat, serta mengakomodir kebutuhan akan data rinci terkait dampak dan langkah penanganan.
Dalam permintaan informasi tersebut, beberapa poin utama diajukan, antara lain jumlah desa yang terkena dampak, jumlah rumah tangga dan kepala keluarga yang terdampak baik parsial maupun total, langkah penanganan yang dilakukan, serta himbauan resmi untuk keselamatan masyarakat.
Camat Kecamatan Kampar Kiri Sri Nuryani S. ST mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan antisipasi sejak dini dan bekerja sama dengan Polsek Kampar Kiri. "Kami sudah rapat bersama Polsek tentang tanggapan bencana, dan malam ini tim sudah turun ke desa-desa untuk mengecek keadaan langsung," ujarnya.
Terkait kebutuhan mendesak seperti dapur tanggap darurat, Camat menjelaskan bahwa pihaknya sedang memantau ketinggian air dan berkoordinasi dengan BPBD serta Dinas Sosial Kabupaten Kampar. "Kita tunggu perkembangan air, namun sudah dalam proses koordinasi untuk menyusun bentuk bantuan yang dibutuhkan," katanya.
Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Z. Siregar, S.Sos., MH menambahkan bahwa debit air Sungai Subayang dan Kampar Kiri masih tinggi sejak pagi hari. "Personel khususnya Bhabinkamtibmas masih berada di desa terdampak untuk pengamanan dan koordinasi dengan pihak terkait dalam memberikan himbauan serta bantuan," ujarnya.
Kapolsek juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap waspada karena debit air terus naik. "Jika air tinggi, jangan memaksakan tinggal di rumah dan segera mengungsi ke tempat yang aman," tegasnya.

KalimatRepublik menyatakan bahwa transparansi data sangat penting untuk memastikan setiap keluarga terdampak mendapatkan akses bantuan yang dibutuhkan dan perhatian pemerintah fokus pada kebutuhan masyarakat yang paling terdampak.