KAMPAR KIRI, KALIMATREPUBLIK.COM — Camat Kampar Kiri, Musnaini, S.Ag., M.Si., C.Md., menggelar kegiatan coffee morning bersama unsur Forkopimcam dan berbagai stakeholder Kecamatan Kampar Kiri di Dapoer MiMi, Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai forum koordinasi dan dialog lintas sektor untuk memperkuat sinergi sekaligus menyampaikan arah program kerja Pemerintah Kecamatan Kampar Kiri, khususnya dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Sejumlah stakeholder hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Puskesmas Kampar Kiri, Kepala BPP Kecamatan Kampar Kiri, Korwil Pendidikan Kecamatan Kampar Kiri, Kepala KUA Kecamatan Kampar Kiri, Manager ULP PLN Lipat Kain, Lurah Lipat Kain, Kepala Desa Lipat Kain Selatan, Kepala Desa Lipat Kain Utara, Ninik Mamak Kenegerian Lipat Kain, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh wanita dan tokoh pemuda.
Dalam forum tersebut, Musnaini mengajak seluruh stakeholder untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih kuat. Menurutnya, peningkatan pelayanan masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.
“Kita ingin seluruh stakeholder dapat bersinergi dan bersama-sama meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Musnaini.
Pesan tersebut menjadi salah satu poin utama dalam kegiatan coffee morning, yakni bagaimana setiap unsur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat memberikan pelayanan yang semakin responsif serta mampu menindaklanjuti berbagai persoalan yang muncul di lapangan.
Pemerintah kecamatan juga mendorong agar komunikasi antara kecamatan, pemerintahan desa dan kelurahan, instansi pelayanan, lembaga pendidikan, kesehatan, keagamaan, kelistrikan, unsur adat serta tokoh masyarakat terus terbangun.
Selain penyampaian program dan arahan, kegiatan tersebut diisi dengan dialog bersama para stakeholder.
Forum dialog menjadi ruang untuk menyampaikan berbagai masukan, informasi dan persoalan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Dengan adanya komunikasi langsung lintas sektor, setiap pihak dapat memahami persoalan di lapangan sekaligus melakukan koordinasi sesuai kapasitas dan kewenangannya.
Camat Kampar Kiri menekankan bahwa sinergi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Kegiatan coffee morning yang berlangsung di Dapoer MiMi tersebut juga memperlihatkan pendekatan komunikasi yang lebih informal. Meski dikemas santai, forum tetap diarahkan pada pembahasan kepentingan masyarakat dan penguatan hubungan kerja antarstakeholder.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Kampar Kiri menunjukkan komitmen untuk menjadikan koordinasi lintas sektor sebagai bagian dari pelaksanaan program kerja dan pelayanan masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, instansi vertikal maupun pelayanan publik, serta unsur adat dan masyarakat dinilai penting agar berbagai program dapat berjalan secara terkoordinasi.
Musnaini, S.Ag., M.Si., C.Md., berharap komunikasi dan dialog seperti ini dapat terus dilakukan sehingga pemerintah tidak hanya menjalankan program, tetapi juga memperoleh masukan langsung dari berbagai unsur yang berada di tengah masyarakat.
Dengan semangat sinergi, dialog dan pelayanan, Pemerintah Kecamatan Kampar Kiri mendorong seluruh stakeholder untuk bersama-sama mengambil peran dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan di wilayah Kecamatan Kampar Kiri.