IWO Kampar Tegas Bantah Isu Demo 12 Organisasi Wartawan, Ilham Sidiq: Jangan Adu Domba Pers dan Pemerintah

Ahad, 25 Oktober 2026

BANGKINANG — Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Kampar secara tegas membantah informasi yang beredar terkait rencana aksi demonstrasi oleh 12 organisasi media di Kantor Bupati Kampar. IWO Kampar menegaskan tidak pernah merencanakan maupun menyatakan keterlibatan dalam aksi tersebut.

 

Ketua PD IWO Kabupaten Kampar, Ilham Sidiq, menegaskan bahwa informasi yang mencatut nama IWO Kampar tersebut tidak benar. Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap kabar yang belum terverifikasi dan mengingatkan agar tidak ada pihak yang sengaja mengadu domba organisasi pers dengan pemerintah daerah.

 

“PD IWO Kampar tidak pernah merencanakan aksi demonstrasi tersebut dan kami tegaskan tidak terlibat dalam aksi yang beredar informasinya itu,” tegas Ilham, Minggu (25/10/2026).

 

Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak jelas sumber dan kebenarannya berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, memicu polemik, serta mengganggu situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Kampar.

 

“Kita jangan mau diadu domba antara organisasi pers dan pemerintah daerah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kalau ada persoalan, mari kedepankan komunikasi dan klarifikasi, bukan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” ujarnya.

 

Ilham menegaskan, IWO Kampar berkomitmen menjaga suasana daerah tetap aman dan kondusif. Namun, ia juga mengingatkan bahwa setiap informasi yang mencatut nama organisasi harus dipastikan kebenarannya agar tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.

 

Ia meminta seluruh anggota IWO Kampar tetap menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, menjaga profesionalisme, serta tidak ikut menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.

 

“Kepada seluruh rekan-rekan IWO Kampar, saya ingatkan agar tetap profesional dan tidak ikut menyebarkan hoaks. Jalankan tugas jurnalistik sesuai Kode Etik Jurnalistik. Jika ada anggota yang melanggar ketentuan organisasi, tentu akan ditindak sesuai mekanisme dan peraturan organisasi IWO Kampar,” tegasnya.

 

Diskominfosan Kampar: Informasi Aksi Tidak Benar

 

Senada dengan IWO Kampar, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Kampar, Lukmansyah Badoe, juga menyatakan bahwa informasi yang beredar melalui sejumlah media mengenai rencana aksi demonstrasi yang mencatut 12 organisasi wartawan tersebut tidak benar.

 

Lukmansyah mengimbau masyarakat dan insan pers agar lebih cermat dalam menerima, memeriksa, dan menyampaikan informasi, terutama yang berkaitan dengan situasi serta kondisi daerah.

 

“Informasi yang tidak berdasar tersebut tidak benar. Sesuai pesan Bupati Kampar, kita bersama-sama harus menjaga kondusivitas daerah agar Kabupaten Kampar tetap aman dan nyaman. Mari kita selesaikan berbagai persoalan dengan hati, sejalan dengan slogan Kampar Dihati,” ungkap Lukmansyah.

 

Ia juga mengajak seluruh insan pers mengedepankan prinsip-prinsip jurnalistik dengan melakukan verifikasi sebelum memublikasikan informasi. Menurutnya, ketelitian dalam menyampaikan berita merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus mencegah munculnya kesalahpahaman.

 

“Dengan ini kami meluruskan informasi yang beredar sekaligus mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi di ruang publik,” pungkasnya.

 

IWO Kampar dan Diskominfosan Kabupaten Kampar sama-sama mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan komunikasi, klarifikasi, dan sikap saling menghormati. Keduanya berharap polemik informasi yang mencatut nama organisasi wartawan tersebut tidak berkembang menjadi persoalan yang mengganggu hubungan antara insan pers dan pemerintah daerah.

Penegasan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap informasi mengenai rencana aksi maupun sikap organisasi harus didasarkan pada keterangan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, bukan sekadar kabar yang beredar di ruang publik.