
KUNTU, KAMPAR — Penantian panjang masyarakat Kenegerian Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, untuk memiliki fasilitas pelayanan kesehatan akhirnya terwujud. UPTD Puskesmas Kuntu resmi diresmikan Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., Kamis (3/9/2026).
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Kampar bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kampar, Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar. Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Kampar juga meluncurkan program Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) bagi anak stunting serta menyerahkan satu unit ambulans untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.
Bupati Ahmad Yuzar menegaskan, keberadaan Puskesmas Kuntu merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kampar Kiri.
“Saya minta seluruh petugas memberikan pelayanan terbaik. Jangan membeda-bedakan masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan,” tegas Ahmad Yuzar.
Menurutnya, Pemkab Kampar akan terus memperkuat Puskesmas Kuntu melalui dukungan tenaga kesehatan, anggaran operasional, serta sarana dan prasarana. Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga dan mengawasi keberadaan fasilitas tersebut agar benar-benar memberikan manfaat.
“Mari kita jaga dan rawat sekaligus kontrol bersama sehingga puskesmas ini betul-betul dapat kita manfaatkan dalam pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Selain peresmian Puskesmas Kuntu, kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan intervensi pemerintah terhadap persoalan stunting.
Bupati menyampaikan, jumlah anak stunting di Kabupaten Kampar menunjukkan tren penurunan, dari 510 anak pada 2024 menjadi 328 anak pada 2026.
Melalui program PKMK, sebanyak 173 anak sasaran akan mendapatkan paket asupan gizi khusus selama 10 bulan berdasarkan rekomendasi tim pakar. Program tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sekaligus mendukung target pemerintah dalam mencegah munculnya kasus stunting baru.
“Penanganan stunting butuh gerakan keroyokan. Kami minta para orang tua rutin membawa anak ke Posyandu dan memastikan paket PKMK ini benar-benar dikonsumsi oleh anak agar dampaknya terasa nyata,” kata Ahmad Yuzar.
Ia menegaskan, penanganan stunting tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja. Pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, keluarga dan masyarakat harus bergerak secara bersama-sama.
Peresmian Puskesmas Kuntu mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kabupaten Kampar, Habiburrahman. Ia menyebut fasilitas kesehatan tersebut telah lama dinantikan masyarakat Kenegerian Kuntu dan wilayah Kampar Kiri.
“Atas nama masyarakat Serantau Kampar Kiri, khususnya Kenegerian Kuntu, kami menyampaikan penghargaan, terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Kampar. Alhamdulillah, setelah bertahun-tahun dinantikan, hari ini kita sudah memiliki Puskesmas,” ujar Habiburrahman.
Ia mengatakan, proses pembangunan Puskesmas Kuntu telah berlangsung cukup panjang dan dimulai sejak masa kepemimpinan bupati sebelumnya. Namun, menurutnya, komitmen Bupati Ahmad Yuzar menjadi salah satu faktor penting hingga fasilitas tersebut dapat diselesaikan dan diresmikan.
“Kami berjibaku dan terus berusaha agar Puskesmas ini terwujud. Alhamdulillah, perjuangan panjang itu akhirnya membuahkan hasil. Ini merupakan keberkahan bagi masyarakat Kuntu dan Kampar Kiri pada umumnya,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan Anggota DPRD Kampar Eko Sutrisno. Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Kampar serta jajaran OPD yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan fasilitas kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Kuntu Asril Bakar menyebut kehadiran Puskesmas tersebut sebagai kehormatan sekaligus keberkahan bagi Kenegerian Kuntu.
“Ini merupakan suatu kehormatan terbesar bagi Kenegerian Kuntu. Puskesmas ini sudah lama kami idamkan sebagai wadah pelayanan kesehatan masyarakat. Alhamdulillah, berkat kesungguhan, kepedulian dan perhatian Bupati Kampar, hari ini dapat kita resmikan,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan penandatanganan prasasti, penyerahan kunci ambulans kepada Plh. Kepala UPTD Puskesmas Kuntu dr. Derma Bahari Putri, penyerahan PKMK secara simbolis serta peninjauan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat.
Dengan resmi beroperasinya Puskesmas Kuntu, masyarakat berharap fasilitas tersebut tidak hanya menjadi simbol hadirnya pemerintah, tetapi mampu memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, profesional, merata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kuntu dan wilayah Kampar Kiri.