Belum Genap Sebulan Menjabat, Camat Kampar Kiri Tunjukkan Teladan Kepemimpinan Lewat Pengukuhan Paskibra

Ahad, 16 Agustus 2026

KAMPAR KIRI, RIAU — Belum genap satu bulan mengemban amanah sebagai Camat Kampar Kiri, Musnaini, S.Ag., M.Si., C.Md., mulai menunjukkan langkah dan sikap kepemimpinan yang patut diapresiasi.

Salah satunya terlihat dari pelaksanaan pengukuhan 31 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kecamatan Kampar Kiri Tahun 2026, yang digelar secara khusus di tingkat kecamatan, Sabtu malam (15/8/2026), di Gedung Serba Guna Kecamatan Kampar Kiri.

Di tengah kesibukan pemerintahan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kecamatan Kampar Kiri di bawah kepemimpinan Musnaini mengambil perhatian serius terhadap pembinaan generasi muda melalui Paskibra.

Bahkan, pelaksanaan pengukuhan Paskibra tingkat kecamatan tersebut menjadi sebuah langkah yang dinilai berbeda dan patut diapresiasi. Kampar Kiri menjadi satu-satunya kecamatan yang menggelar prosesi pengukuhan Paskibra secara khusus di tingkat kecamatan, sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan para putra-putri terbaik yang telah menjalani proses seleksi, latihan dan pembinaan.

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Kehadiran unsur Forkopimcam, jajaran pemerintahan kecamatan, kepala desa dan lurah, tokoh masyarakat, ninik mamak, tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh wanita, kepala sekolah, pembina, pelatih hingga orang tua Paskibra memperlihatkan bahwa pembinaan generasi muda mendapat ruang penting dalam kepemimpinan Kecamatan Kampar Kiri.

Kepemimpinan yang Dimulai dari Keteladanan

Langkah Musnaini tersebut menjadi catatan tersendiri karena dilakukan ketika masa jabatannya sebagai Camat Kampar Kiri masih sangat muda.

Belum genap satu bulan menjabat, ia telah memperlihatkan bahwa kepemimpinan tidak selalu harus dimulai dengan kebijakan besar. Perhatian terhadap generasi muda, penghargaan terhadap perjuangan anak-anak daerah, serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat juga merupakan bagian penting dari kepemimpinan.

Dalam sambutannya, Musnaini tidak hanya memberikan ucapan selamat kepada 31 anggota Paskibra. Ia juga menyampaikan rasa bangga atas perjuangan mereka yang telah menjalani latihan dengan disiplin dan ketahanan mental.

Menurutnya, menjadi anggota Paskibra bukanlah tugas yang dapat dijalankan oleh semua orang. Dibutuhkan tekad, kedisiplinan, mental yang kuat serta kesanggupan menjalani latihan dalam berbagai kondisi.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa perhatian pemerintah kecamatan tidak berhenti pada keberhasilan pelaksanaan upacara 17 Agustus. Lebih jauh, Paskibra ditempatkan sebagai bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda.

Bukan Sekadar Mengibarkan Bendera

Pengukuhan 31 anggota Paskibra Kampar Kiri menjadi momentum untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kekompakan, jiwa kepemimpinan dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Musnaini juga memberikan penghargaan kepada para pembina dan pelatih yang telah mencurahkan waktu, tenaga dan perhatian dalam membentuk kedisiplinan para anggota Paskibra.

Apresiasi juga diberikan kepada para orang tua yang telah memberikan izin, dukungan dan kepercayaan kepada putra-putrinya mengikuti seluruh rangkaian pembinaan.

Sikap tersebut memperlihatkan bahwa kepemimpinan di tingkat kecamatan tidak hanya berbicara mengenai hubungan pemerintahan dengan desa dan masyarakat, tetapi juga bagaimana pemerintah hadir memberikan ruang, perhatian dan penghargaan terhadap potensi generasi muda.

Memberikan Sinyal Awal Kepemimpinan

Bagi masyarakat Kampar Kiri, langkah awal Musnaini ini dapat menjadi sinyal positif tentang arah kepemimpinannya ke depan.

Pengukuhan Paskibra memang hanya satu kegiatan. Namun dari sebuah kegiatan tersebut terlihat bagaimana seorang pemimpin memberikan perhatian terhadap proses, menghargai perjuangan, melibatkan berbagai unsur masyarakat dan menempatkan generasi muda sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.

Belum genap sebulan menjabat, Musnaini telah memberikan contoh bahwa memimpin bukan hanya soal berada di depan, tetapi juga tentang hadir, memberikan perhatian dan memberikan penghargaan kepada mereka yang telah berjuang.

Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat itu akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda menjelang HUT ke-81 RI. Ia menjadi salah satu potret awal bagaimana seorang Camat Kampar Kiri membangun kepemimpinan melalui keteladanan, penghargaan dan kebersamaan.

Sebanyak 31 anggota Paskibra yang telah dikukuhkan kini siap menjalankan amanah mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026.

Merah Putih berkibar, generasi muda ditempa, dan dari tingkat kecamatan sebuah teladan kepemimpinan mulai ditunjukkan.