Kamabiran 04 Kampar Kiri Musnaini: Pramuka Hadir untuk Meringankan Beban Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu

Jumat, 14 Agustus 2026

KUNTU, KAMPAR — Kepedulian terhadap keluarga besar Pondok Pesantren (Ponpes) Syekh Burhanuddin Kuntu kembali ditunjukkan Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) 04 Kampar Kiri. Kali ini, kegiatan sosial tersebut mendapat perhatian dan dukungan langsung dari Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) 04 Kampar Kiri, Kak Musnaini, S.Ag., M.Si., yang juga merupakan Camat Kampar Kiri.

Kegiatan penyerahan donasi berlangsung pada Jumat (14/8/2026) di lokasi Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu. Kehadiran rombongan Pramuka bersama jajaran pendidikan Kampar Kiri disambut langsung oleh Buya Ahmad Junaidi beserta keluarga besar pesantren.

Dalam kegiatan tersebut, Pramuka Kwarran 04 Kampar Kiri menyerahkan bantuan sosial hasil penggalangan dari 22 sekolah dasar, 4 sekolah menengah pertama, dan 1 sekolah menengah atas/kejuruan.

Total donasi yang berhasil dihimpun dan diserahkan mencapai Rp37.201.000.

Musnaini: Ini Bentuk Kepedulian dan Solidaritas

Sebagai Kamabiran 04 Kampar Kiri, Musnaini menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Pramuka terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Menurutnya, kebakaran yang melanda Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu beberapa hari sebelumnya bukan hanya menjadi duka bagi keluarga besar pesantren, tetapi juga menjadi keprihatinan bersama masyarakat Kampar Kiri.

Musnaini menilai, kepedulian yang diwujudkan melalui penggalangan donasi tersebut memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar nilai bantuan yang diserahkan.

"Yang paling penting dari kegiatan ini adalah kepedulian dan rasa kebersamaan. Anak-anak kita belajar untuk berbagi, peduli dan merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah," ujar Musnaini.

Ia memberikan apresiasi kepada seluruh siswa, guru, kepala sekolah serta jajaran Pramuka Kwarran 04 Kampar Kiri yang telah ikut berpartisipasi dalam penggalangan bantuan tersebut.

Tanamkan Nilai Kepedulian Sejak Dini

Musnaini menilai keterlibatan para siswa dalam kegiatan sosial menjadi bagian penting dari pendidikan karakter.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berbicara mengenai pencapaian akademik, tetapi juga bagaimana membentuk generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial dan sesama.

"Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa ketika ada saudara kita yang mengalami musibah, kita harus hadir sesuai dengan kemampuan kita. Tidak harus menunggu memiliki banyak, karena sedikit yang diberikan dengan ikhlas tetap memiliki nilai," ungkapnya.

Ia berharap semangat gotong royong yang ditunjukkan melalui kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi budaya positif di lingkungan pendidikan maupun masyarakat Kampar Kiri.

Bantuan Diharapkan Meringankan Beban Pesantren

Musnaini juga berharap donasi yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi keluarga besar Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu dalam menjalani masa pemulihan pascakebakaran.

Ia menyadari bahwa bantuan tersebut mungkin belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan pesantren. Namun, menurutnya, kehadiran dan kepedulian berbagai pihak merupakan dukungan moril yang sangat berarti.

"Semoga bantuan ini bisa meringankan beban dan menjadi penyemangat bagi keluarga besar Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu. Kita berharap mereka diberikan kekuatan dan ketabahan untuk melewati musibah ini dan dapat kembali bangkit," pesannya.

Musnaini juga tidak menutup kemungkinan adanya kepedulian dan bantuan sosial lanjutan dari berbagai pihak apabila masih diperlukan.

Pramuka Bukan Sekadar Kegiatan Pendidikan

Bagi Musnaini, kegiatan sosial tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran yang luas dalam kehidupan bermasyarakat.

Pramuka tidak hanya menjadi wadah pembinaan generasi muda, tetapi juga dapat menjadi sarana membangun kepedulian, solidaritas dan semangat gotong royong.

Ia berharap kegiatan sosial semacam ini dapat terus dilakukan ketika masyarakat membutuhkan dukungan.

"Pramuka harus hadir di tengah masyarakat. Ketika ada saudara kita yang membutuhkan, kita berusaha hadir dan memberikan apa yang kita mampu. Inilah semangat kebersamaan yang harus terus kita jaga," tuturnya.

Kegiatan penyerahan donasi tersebut kemudian menjadi momentum mempererat kepedulian antara dunia pendidikan, Gerakan Pramuka dan masyarakat, sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga besar Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu yang tengah menghadapi masa sulit pascamusibah kebakaran.

(Redaksi)