Kepala UPT SDN 008 Kuntu Darussalam Tegaskan Kelas Jauh Pematang Panjang Solusi Pemerataan Akses Pendidikan, Bukan Persoalan Sarana!

Selasa, 04 Agustus 2026

KAMPAR KIRI, RIAU – Di tengah perhatian publik terhadap kawasan Pematang Panjang, Desa Kuntu Darussalam, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Kepala UPT SDN 008 Kuntu Darussalam menegaskan bahwa keberadaan kelas jauh Pematang Panjang ditujukan sebagai solusi pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut, bukan untuk dikaitkan dengan persoalan sarana dan prasarana maupun polemik akses jalan.

Kepala UPT SDN 008 Kuntu Darussalam, Rubi Yanti S.Pd.I., membenarkan bahwa sekolah yang berada di Pematang Panjang merupakan kelas jauh yang berada di bawah naungan UPT SDN 008 Kuntu Darussalam sebagai sekolah induk.

"Iya, itu kelas jauh kami," ujar Rubi saat dikonfirmasi KalimatRepublik.com, Senin (3/8/2026).

Menurut Rubi, pihak sekolah sejak awal menerima peserta didik di Pematang Panjang sebagai bagian dari tanggung jawab sekolah induk. Tujuan utamanya adalah memastikan anak-anak di wilayah tersebut tetap mendapatkan hak pendidikan sebagaimana mestinya.

Karena itu, Rubi menilai tidak ada urgensi untuk menggelar audiensi khusus mengenai keberlangsungan pendidikan anak-anak di Pematang Panjang.

"Kalau untuk audiensi atau pertemuan saya rasa tidak perlu, karena seperti kesepakatan awal kami menerima mereka dan kami sebagai sekolah induknya sekarang, hanya ingin menyelamatkan pendidikan anak-anak di sana saja, tidak lebih dari itu," ungkapnya.

Proses Belajar Tetap Lancar

Di tengah berbagai isu yang berkembang mengenai Pematang Panjang, Rubi memastikan proses belajar mengajar di kelas jauh tersebut hingga saat ini tetap berjalan.

"Kalau untuk belajar masih lancar," katanya.

Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa perhatian UPT SDN 008 Kuntu Darussalam tetap diarahkan pada kepentingan pendidikan peserta didik. Pihak sekolah berupaya memastikan anak-anak tetap memperoleh pelayanan pendidikan secara optimal.

Bukan Persoalan Sarana dan Prasarana

Menanggapi polemik yang turut membawa isu pendidikan anak-anak Pematang Panjang ke dalam persoalan akses jalan, Rubi memberikan penegasan mengenai posisi sekolah.

Menurutnya, keberadaan sekolah induk dan kelas jauh harus dilihat dalam konteks pemerataan akses pendidikan, bukan dikaitkan dengan persoalan sarana dan prasarana.

Saat dimintai pandangannya mengenai anak-anak yang turut dikaitkan dengan polemik jalan Pematang Panjang, Rubi mengatakan:

"Pandangan saya untuk anak-anak bukan ke sarana dan prasarana ya. Sekolah induk sebagai solusi untuk pemerataan akses pendidikan, itu saja," tegasnya.

Pernyataan Kepala UPT SDN 008 Kuntu Darussalam tersebut memberikan garis pembeda antara kepentingan pendidikan anak dengan persoalan sarana maupun polemik akses jalan yang berkembang di Pematang Panjang.

Dengan demikian, keberadaan kelas jauh Pematang Panjang di bawah naungan UPT SDN 008 Kuntu Darussalam ditempatkan dalam konteks pemenuhan hak pendidikan bagi anak-anak yang berada di wilayah tersebut.

Pihak sekolah menegaskan fokusnya adalah memastikan peserta didik tetap belajar dan mendapatkan pelayanan pendidikan, bukan menjadikan keberadaan kelas jauh sebagai dasar atau kepentingan terhadap persoalan akses sarana dan prasarana.

Sebagai sekolah induk, UPT SDN 008 Kuntu Darussalam berkomitmen terus memberikan perhatian dan pelayanan pendidikan terbaik agar anak-anak di kelas jauh Pematang Panjang dapat mengikuti proses belajar mengajar secara optimal, terlepas dari berbagai polemik lain yang berkembang di kawasan tersebut.