
KAMPAR, RIAU - Pemerintah Kabupaten Kampar menjadwalkan pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 09.00 WIB di Aula Rumah Dinas Bupati Kampar . Hingga saat ini, nama yang akan menjabat masih menjadi tanda tanya besar, meskipun sudah diketahui tiga nama yang lolos seleksi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kampar, Riadel Fitri, membenarkan jadwal tersebut namun enggan menyebutkan nama calon yang akan dilantik. "Secara pastinya belum bisa disebutkan sekarang. Nanti akan diketahui saat prosesi pelantikan berlangsung," ujarnya, Minggu (14/6) .
Pelantikan ini merupakan hasil dari Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau asesmen pejabat Eselon II yang baru saja selesai dilaksanakan . Dari hasil seleksi yang diumumkan pada 8 Juni 2026, Panitia Seleksi (Pansel) menetapkan tiga nama yang lolos untuk jabatan Sekda, yaitu:
- Ardi Mardiansyah, yang saat ini menjabat sebagai Penjabat (Pj.) Sekda Kampar
- Marahalim, Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan)
- Yuli Usman, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP)
Ketiga nama tersebut merupakan pejabat senior di lingkungan Pemkab Kampar yang telah melalui berbagai tahapan penilaian.
Salah satu yang paling dinanti adalah nasib Ardi Mardiansyah. Sejak Desember 2025, ia ditunjuk sebagai Pj Sekda menggantikan Hambali, dengan status sementara menunggu penetapan Sekda definitif. Selama menjabat, Ardi telah memimpin sejumlah prosesi pelantikan pejabat dan dinilai cukup stabil dalam menjalankan roda pemerintahan .
Informasi yang beredar di kalangan internal menyebutkan bahwa undangan pelantikan telah disebarkan dan nama yang tercantum adalah Ardi Mardiansyah. Namun, ketika dikonfirmasi, pihak terkait tetap bungkam dan tidak memberikan kepastian.
Dengan hanya tersisa satu hari sebelum pelantikan, masyarakat dan kalangan birokrasi masih menanti jawaban: akankah Ardi Mardiansyah yang selama ini menjabat sebagai penjabat akhirnya diangkat secara definitif, ataukah jabatan strategis ini akan jatuh ke tangan salah satu dua kandidat lainnya?
Jawabannya baru akan terungkap saat prosesi pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan besok pagi.