
Kampar, Riau | KalimatRepublik – Kasus dugaan penyelewengan dan perlakuan tidak sopan di SDN 11 Simalinyang telah menjadi perhatian masyarakat. Guru di sekolah tersebut, Siti Jauhari, menyatakan bahwa dirinya sedang menunggu konfirmasi dari Dinas Pendidikan sebelum memberikan pernyataan resmi terkait kasus yang menghubungkannya dengan Kepala Sekolah Pitria.
Selasa (10/03/2026), dalam pesan WhatsApp kepada M. Hasbi, Redaksi media ini, Siti menyampaikan, "Seharusnya saya juga menunggu, jadi sebelum saya belum dikonfirmasi oleh dinas yang menaungi saya, mohon maaf dulu agar beritanya tidak berkembang lebih jauh lagi." Ia menambahkan bahwa telah melakukan upaya untuk mendapatkan keadilan namun belum sesuai harapan, serta meminta agar masyarakat tidak terburu-buru menyikapi kasus ini dan memberikan ruang bagi proses yang sesuai aturan berjalan dengan adil. Siti Jauhari S.Pd.I berjanji akan memberikan pembaruan informasi pada hari berikutnya, setelah M. Hasbi meminta klarifikasi lebih lanjut.
Kepala Sekolah Pitria dituduh melakukan tindakan tersebut terhadap Siti. Selain itu, terdapat informasi mengenai rekam jejak Pitria yang pernah dikeluarkan dari SD 002 Penghidupan karena tidak berwibawa, namun pihak media belum dapat memverifikasi kebenarannya secara langsung dari sumber resmi terkait.
Masyarakat mengajukan tuntutan agar Dinas Pendidikan segera melakukan pemeriksaan menyeluruh, mengambil tindakan sesuai peraturan, dan memastikan hak-hak seluruh komponen sekolah terlindungi dengan baik.