Kanal

PD IWO dan PWI Kampar Siap Tes Urine, Tegaskan Komitmen Wartawan Bebas Narkoba

BANGKINANG KOTA — Pernyataan seorang tokoh pemuda Bangkinang, Abdillah Fajri, yang mendorong pelaksanaan tes urine bagi kalangan wartawan di Kabupaten Kampar mendapat tanggapan dari dua organisasi pers, yakni Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kampar dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kampar.

Keduanya menyatakan kesiapan untuk menjalani tes urine sebagai bentuk komitmen menjaga profesionalisme, integritas, dan kepercayaan publik terhadap insan pers.

Sebelumnya, Abdillah Fajri menyoroti maraknya penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat, termasuk kekhawatirannya terhadap dampak negatif narkoba di kalangan wartawan. Ia berharap Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar dapat melakukan tes urine terhadap insan pers di daerah tersebut.

"Kami berharap kepada BNK Kampar agar dapat melakukan tes urine kepada rekan-rekan pers Kampar guna mencegah dampak negatif narkoba terhadap produk berita yang dihasilkan," ungkap Abdillah Fajri.

Menanggapi hal itu, Ketua PD IWO Kampar, Ilham Sidiq, menyatakan pihaknya siap mengikuti tes urine apabila dilaksanakan oleh pihak berwenang.

Menurutnya, usulan tersebut dapat menjadi momentum bagi organisasi pers untuk menunjukkan komitmen terhadap lingkungan kerja yang sehat serta pelaksanaan tugas jurnalistik yang profesional dan bertanggung jawab.

"Kami dari pengurus IWO Kampar siap untuk melakukan tes urine. Kami juga akan berkoordinasi dan bekerja sama dengan PWI Kampar serta organisasi media lainnya di Kabupaten Kampar agar pelaksanaannya dapat dilakukan bersama," ujar Ilham, Sabtu (24/10/2026).

Sikap serupa disampaikan Ketua PWI Kampar periode 2026–2029, Syawal. Ia menegaskan bahwa pengurus dan anggota PWI Kampar siap menjalani tes urine sebagai bentuk keterbukaan terhadap usulan yang disampaikan tokoh pemuda tersebut.

"Kami pengurus PWI Kampar beserta anggota menyatakan siap untuk dilakukan tes urine," tegas Syawal.

Ia bahkan menyatakan PWI Kampar bersedia menjadi organisasi wartawan pertama yang mengikuti tes urine apabila program tersebut direalisasikan.

"Tidak hanya itu, PWI Kampar juga bersedia menjadi organisasi wartawan pertama untuk pelaksanaan tes urine. Kami ingin menunjukkan komitmen bahwa insan pers harus menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba dalam menjalankan tugas jurnalistik," lanjutnya.

Syawal menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Ketua BNK Kampar yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Kampar, Misharti, guna membahas kemungkinan pelaksanaan tes urine bagi wartawan di Kabupaten Kampar.

Menurutnya, upaya tersebut perlu dibangun melalui koordinasi yang baik agar pelaksanaannya berjalan sesuai prosedur dan melibatkan organisasi pers secara proporsional.

Kesiapan PD IWO dan PWI Kampar ini menjadi respons terbuka terhadap dorongan masyarakat agar upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba menjangkau berbagai kalangan, termasuk insan pers.

Meski demikian, pelaksanaan tes urine diharapkan dilakukan secara terkoordinasi, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga bagian dari upaya menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap profesi wartawan.

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER