Kampar Kiri, Riau – Aktivis muda Kampar Kiri, Hasbi, menyoroti pelaksanaan Turnamen Sepak Bola Camat Cup I 2026 agar tidak hanya sukses sebagai ajang olahraga, tetapi juga mampu menciptakan keamanan, ketertiban, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha di sekitar Lapangan Hijau Kelurahan Lipat Kain.
Menurut Hasbi, panitia pelaksana harus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
"Turnamen ini membawa nama Kecamatan Kampar Kiri. Karena itu, panitia harus mampu menciptakan situasi yang aman, tertib, nyaman, dan kondusif bagi pemain maupun masyarakat yang hadir," ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan turnamen tidak mengesampingkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini menggantungkan penghasilan dari aktivitas di sekitar lapangan.
Menurutnya, ramainya pengunjung seharusnya menjadi peluang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, bukan justru mengurangi ruang usaha warga.
"Jangan sampai ada kebijakan yang membuat pelaku UMKM di sekitar lapangan merasa dirugikan. Turnamen ini harus menjadi momentum yang memberikan manfaat bagi masyarakat kecil," tegasnya.
Hasbi turut menyoroti pengelolaan parkir selama turnamen berlangsung. Ia menilai apabila panitia telah menyediakan area parkir resmi di dalam kawasan lapangan secara gratis, maka fasilitas tersebut patut diapresiasi. Sementara itu, masyarakat yang memanfaatkan halaman atau lahan milik pribadinya sebagai lokasi parkir juga memiliki hak untuk menjalankan usahanya, sepanjang tidak melanggar ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Hasbi meminta panitia agar tidak menimbulkan kesan menutup atau menghambat akses jalan umum demi kepentingan pelaksanaan turnamen.
"Jangan ada kesan jalan umum ditutup hanya untuk kepentingan turnamen. Jalan merupakan fasilitas publik yang harus tetap dapat digunakan oleh masyarakat. Panitia harus mampu mengatur manajemen kegiatan dengan baik, termasuk mengelola arus keluar-masuk atau hilirisasi pengunjung, sehingga lalu lintas tetap lancar dan aktivitas masyarakat tidak terganggu," katanya.
Ia menambahkan, pengaturan parkir, arus kendaraan, pedagang, hingga mobilitas penonton harus menjadi perhatian serius panitia agar tidak menimbulkan kemacetan maupun konflik di lapangan.
Hasbi berharap Camat Cup I 2026 benar-benar menjadi ajang yang mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat Kecamatan Kampar Kiri, sekaligus menjadi contoh penyelenggaraan kegiatan olahraga yang tertib, aman, inklusif, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.