KAMPAR – Suasana gembira menyelimuti lahan pertanian milik Bapak Rijal di Desa Sungai Simpang Dua, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, pada Jumat (28/05/2026). Kegiatan panen jagung pipil yang merupakan bagian dari Program Kapolda Riau untuk mendukung swasembada pangan nasional tersebut berlangsung lancar dan sukses.
Dari luasan lahan seluas 0,25 hektar, panen kali ini berhasil menghasilkan sekitar 500 kilogram jagung pipil. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Era Maifo, S.H., Kepala Desa Sungai Simpang Dua Bapak Rio, jajaran personel Polsek, serta anggota Kelompok Tani Rukun Sentosa dan masyarakat setempat.
Kapolsek Kampar Kiri Hilir, AKP Era Maifo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam meningkatkan ketahanan pangan di tingkat lokal. Menurutnya, meski lahan yang digunakan tergolong kecil, hasil yang didapatkan sangat membanggakan dan memberikan manfaat nyata.
"Panen ini membuktikan bahwa lahan sekecil apa pun jika dikelola dengan baik akan memberikan hasil maksimal. Program ini tidak hanya soal produksi pangan, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan kerja sama antar elemen masyarakat," ujar AKP Era Maifo.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memberikan pendampingan dan dukungan penuh agar kegiatan pertanian di wilayah hukumnya semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Sungai Simpang Dua, Bapak Rio, mengucapkan terima kasih atas peran aktif Polri yang telah mendampingi mulai dari masa tanam hingga panen. Hal ini memberikan semangat baru bagi para petani di desanya untuk lebih giat mengolah lahan.
Senada dengan itu, Bapak Rijal selaku pemilik lahan mengaku sangat bersyukur. Lahan yang sebelumnya kurang termanfaatkan kini memberikan hasil yang baik. Ia berharap ke depannya bisa mengembangkan luasan tanam agar hasilnya semakin maksimal.
Proses panen berjalan dengan penuh keakraban dan kondusif. Hasil panen nantinya akan digunakan untuk kebutuhan lokal serta sebagian dijual guna menambah pendapatan kelompok tani. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah mencapai swasembada pangan.