Kanal

Festival Kreatif Lipat Kain Season 3 Resmi Digelar! Budaya Lestari, Ekonomi Masyarakat Menggeliat

LIPAT KAIN, RIAU | KalimatRepublik – Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT secara resmi membuka Festival Kreatif Lipat Kain Season 3 Tahun 2026 di halaman Kantor Lurah Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Rabu (8/4/2026).

Acara yang mengusung tema “Bersama Menjaga Budaya, Bangun Ekonomi Kreatif dengan Hati” ini berlangsung selama empat hari dengan total 14 rangkaian kegiatan yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi mendalam atas penyelenggaraan festival tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan sarana strategis untuk menjaga warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Festival ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga sarana untuk menjaga warisan budaya dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Kampar,” ujar Bupati.

Ia juga memerintahkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan agar memasukkan event ini ke dalam kalender wisata daerah agar keberlanjutannya terjaga dan semakin berkembang.

Bupati KamparSementara itu, Lurah Lipat Kain, Andi Sukma, S.Pi, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

“Atas nama Pemerintah Kelurahan dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak Bupati beserta rombongan. Kehadiran Bapak merupakan bentuk perhatian luar biasa terhadap pelestarian budaya dan kemajuan ekonomi di wilayah kami,” ujar Andi Sukma.

Sementara itu, Plt. Camat Kampar Kiri, Sri Nuryani, S.ST, menyampaikan kesan dan pesannya terkait penyelenggaraan festival ini. Ia mengaku sangat bangga dan terharu melihat antusiasme serta kekompakan masyarakat Lipat Kain dalam mempersiapkan acara ini.

“Kesan saya, masyarakat Lipat Kain sangat luar biasa. Terlihat jelas semangat gotong royong dan persatuan yang sangat kuat dalam menyukseskan acara ini. Ini membuktikan bahwa kita memiliki modal sosial yang sangat besar,” ungkap Sri Nuryani.

Lebih lanjut, ia berpesan agar momentum ini tidak hanya berhenti sebagai acara seremonial semata.

“Pesan saya, mari kita jadikan festival ini sebagai kebangkitan ekonomi kreatif di Kampar Kiri. Jangan sampai budaya kita punah, justru harus terus digelorakan dan menjadi daya tarik wisata yang mendatangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tegasnya.

Anggota DPRD Kabupaten Kampar, Eko Sutrisno, S.Sos, juga memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai kegiatan ini menjadi wadah positif dalam mengembangkan potensi daerah serta mendorong kreativitas generasi muda.

“Festival ini menjadi tempat masyarakat menampilkan kreativitas sekaligus meningkatkan pendapatan ekonomi. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ungkap Eko.

Salah satu daya tarik utama dalam festival ini adalah lomba memasak kuliner khas Kampar Kiri, yaitu Tumi Lompok Ayam Kacau dan Sambal Kacau. Menu ini merupakan hidangan istimewa yang biasa disajikan dalam acara adat dan jamuan penting.

Lomba yang diikuti oleh sepuluh peserta ini menonjolkan penggunaan rempah-rempah asli tanpa bahan penyedap buatan, sehingga menghasilkan cita rasa yang autentik.

Salah satu juri, Ocu Musa, pemilik usaha kuliner Sup Ubi Acu Musa, mengaku kagum dengan kualitas masakan para peserta.

“Kami melihat hasil masakan dari seluruh peserta sangat luar biasa. Selain penyajiannya menarik, cita rasanya juga sangat lezat dan menggunakan bumbu asli tanpa penyedap,” jelasnya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah secara simbolis untuk lomba Pawai Budaya serta pembagian bantuan sembako kepada kaum dhuafa sebagai wujud kepedulian sosial pemerintah daerah.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Afdal, Bujang Dara Kabupaten Kampar 2026, Camat Gunung Sahilan, Kampar Kiri Hulu, Para Kepala Desa, Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Zuhri Siregar S.Sos MH beserta Anggota, Koramil 05 Kampar Kiri perwakilan, Ninik Mamak Kenegerian Lipat Kain, Alim Ulama, Organisasi dan Kelembagaan di Kampar Kiri, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat serta Ibuk-ibuk yang ada di Kelurahan Lipat Kain.

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER